🏢 Profil Perusahaan
- Nama: PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK)
- Didirikan: 7 September 1994
- IPO: 8 November 2022 di Bursa Efek Indonesia
- Kantor Pusat: Balikpapan, Kalimantan Timur
- CEO: Christopher Sumasto Tjia
- Sektor: Finance
- Industri: Real Estate Development
- Jumlah Karyawan: ±230 (FY 2024)
Kegiatan Usaha:
Perusahaan bergerak di bidang pengembangan properti dengan beberapa segmen utama:
- Developer (perumahan dan komersial)
- Mall Pentacity
- Mall E-Walk
- Estate Management
- Layanan lainnya
📦 Produk dan Portofolio
- Properti residensial & komersial di Balikpapan dan sekitarnya.
- Pusat perbelanjaan: Mall Pentacity dan Mall E-Walk sebagai landmark kota Balikpapan.
- Estate management: Pengelolaan kawasan hunian dan komersial.
- Diversifikasi usaha: Segmen lain yang mendukung ekosistem properti.
🔑 Aksi Korporasi
- IPO tahun 2022 dengan harga penawaran Rp150 per saham (sekitar USD 0,01).
- Ekspansi properti melalui pengembangan kawasan terpadu di Balikpapan.
- Penguatan segmen ritel lewat pengelolaan mall besar di kota.
- Strategi ke depan: fokus pada pengembangan real estate dan diversifikasi pendapatan dari mall serta estate management.
📊 Kinerja Keuangan (FY 2024–2025)
- Harga saham (15 Des 2025): Rp73
- Market cap: Rp1,81 triliun
- EPS (TTM): Rp14
- PER (TTM): 5 (cukup rendah, valuasi murah)
- Pendapatan FY: Rp361,49 miliar
- Laba bersih FY: Rp349,58 miliar
- Beta (1Y): 0,14 (volatilitas rendah)
- Performa saham:
- 6 bulan: +46%
- 1 tahun: +46%
- All time: −45,93% (masih jauh di bawah harga IPO)
📈 Prediksi Perubahan Harga Saham
- Sentimen positif:
- Fundamental cukup solid dengan laba bersih hampir setara dengan pendapatan (margin tinggi).
- PER rendah → valuasi relatif murah.
- Ekspansi properti dan pengelolaan mall bisa menjadi katalis pertumbuhan.
- Sentimen negatif:
- Harga saham masih jauh di bawah harga IPO (Rp150 → Rp73).
- Likuiditas perdagangan relatif terbatas.
Prediksi:
Dalam jangka pendek, saham BSBK kemungkinan bergerak di kisaran Rp70–80. Jika kinerja keuangan tetap stabil dan ekspansi properti berjalan baik, ada peluang rebound menuju Rp90–100 dalam 6–12 bulan ke depan. Namun, investor tetap perlu mewaspadai risiko likuiditas dan tren pasar properti nasional.

Komentar
Posting Komentar