🏢 Profil Perusahaan
- Nama: PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk (JKON)
- Didirikan: 23 Desember 1982
- IPO: 4 Desember 2007 di Bursa Efek Indonesia
- Kantor Pusat: Jakarta, Indonesia
- CEO: Umar Ganda
- Industri: Jasa konstruksi dan infrastruktur
- Website: jayakonstruksi.com
Kegiatan Usaha:
JKON bergerak di bidang konstruksi dan pengembangan infrastruktur dengan cakupan:
- Pembangunan gedung dan infrastruktur
- Perdagangan aspal dan LPG
- Produksi beton pracetak
- Jasa mekanikal dan elektrikal
- Pemeliharaan fasilitas
- Penyewaan alat berat dan kapal
📦 Produk dan Portofolio
- Konstruksi gedung & infrastruktur – proyek jalan, jembatan, gedung bertingkat.
- Perdagangan aspal & LPG – mendukung kebutuhan material konstruksi.
- Beton pracetak – untuk proyek besar dan efisiensi pembangunan.
- Jasa M&E (Mechanical & Electrical) – instalasi listrik, AC, dan sistem mekanikal.
- Pemeliharaan fasilitas – layanan purna konstruksi.
- Charter kapal & alat berat – mendukung proyek konstruksi skala besar.
🔑 Aksi Korporasi
- Ekspansi bisnis melalui diversifikasi ke sektor perdagangan aspal dan LPG.
- Penguatan segmen beton pracetak untuk mendukung proyek infrastruktur nasional.
- IPO tahun 2007 dengan harga penawaran USD 0,07 per saham.
- Strategi ke depan: fokus pada proyek infrastruktur pemerintah dan swasta, serta memperluas layanan M&E dan pemeliharaan.
📊 Kinerja Keuangan (per Des 2025)
- Harga saham: Rp87
- Market cap: Rp1,39 triliun
- EPS (TTM): Rp7
- PER (TTM): 12
- Pendapatan FY: Rp3,88 triliun
- Laba bersih FY: Rp186,42 miliar
- Dividend yield: 3,82%
- Jumlah karyawan: ±1.160
- Performa saham:
- 6 bulan: +12,99%
- YTD: +6,10%
- 1 tahun: +1,16%
- 5 tahun: −74,11% (turun tajam)
📈 Prediksi Perubahan Harga Saham
- Sentimen positif:
- Fundamental cukup stabil dengan pendapatan Rp3,88 triliun.
- Dividend yield 3,82% menarik bagi investor jangka panjang.
- Proyek infrastruktur pemerintah bisa menjadi katalis pertumbuhan.
- Sentimen negatif:
- Saham masih jauh di bawah level historis (turun 74% dalam 5 tahun).
- Margin laba relatif tipis dibanding pendapatan.
Prediksi:
Dalam jangka pendek, saham JKON kemungkinan bergerak sideways di kisaran Rp80–90. Jika proyek infrastruktur pemerintah berjalan lancar dan segmen beton pracetak serta perdagangan aspal/LPG tumbuh, ada peluang rebound menuju Rp95–105 dalam 6–12 bulan ke depan.
Komentar
Posting Komentar