Profil PSAB:
PSAB didirikan pada Januari 2002 dengan nama awal PT Pelita Sejahtera Abadi dan melakukan IPO pada April 2003.
Perusahaan bergerak di sektor barang baku, khususnya industri logam dan mineral dengan fokus pada pertambangan emas.
PSAB memiliki beberapa tambang emas di Indonesia, antara lain Tambang Bakan (Sulawesi Utara), Tambang Seruyung (Kalimantan Utara), dan Tambang Penjom.
Tambang-tambang milik PSAB dioperasikan dengan metode tambang terbuka dan menggunakan teknologi proses pengolahan seperti heap leach dan resin in leach.
PSAB juga sedang mengembangkan tambang Doup di Sulawesi Utara yang berada dalam tahap pengembangan.
Produk PSAB:
Produk utama PSAB adalah emas hasil tambang dari fasilitas produksinya.
Tambang aktif seperti Bakan dan Penjom menjadi sumber utama produksi emas perusahaan.
Tambang lain seperti Seruyung dan Lanut Utara saat ini dalam fase pasca tambang.
Aksi Korporasi Terbaru PSAB:
PSAB akan melakukan aksi korporasi berupa divestasi aset berupa penjualan tambang emas Doup ke anak usaha PT United Tractors Tbk (UNTR).
Transaksi ini berdasarkan nilai perusahaan (enterprise value) sekitar US$ 540 juta atau sekitar Rp 8,85 triliun.
PT Danusa Tambang Nusantara (anak usaha UNTR) menandatangani perjanjian jual beli 99,99996% saham anak usaha PSAB, PT Arafura Surya Alam, yang mengelola tambang emas Doup.
Aksi korporasi ini mendapat perhatian Bursa Efek Indonesia karena nilai aset yang besar dan dampaknya terhadap perusahaan.
PSAB merupakan salah satu emiten pertambangan emas utama di Indonesia dengan strategi pengembangan tambang sekaligus restrukturisasi aset melalui penjualan tambang yang diminati pelaku industri besar seperti United Tractors.
Komentar
Posting Komentar